Ini Dia Cara Nge-charge Smartphone yang Baik dan Benar – Smartphone sudah menjadi kebutuhan setiap orang saat ini. Bahkan anak-anak muda zaman sekarang hampir setiap waktu menatap layar ponsel mereka hanya sekedar membalas chat gebetan, atau cuma melihat jam berapa saat ini. Di waktu tertentu terkadang mereka rela membuat mata mereka lelah demi menonton film di smartphone, scrolling instagram atau bermain game.

Baterai adalah komponen yang menunjang daya smartphone yang tidak bisa menopang hidupnya ponsel selamanya. Itulah kenapa ada charger yang gunanya untuk mengisi daya baterai smartphone agar dapat digunakan secara optimal kembali. Ketahanan baterai yang hanya mentok 4 sampai 5 jam penggunaan intensif terkadang membuat kita tetap menggunakan handphone dalam keadaan nge-charge. Justru ini semakin memperpendek umur baterai.

Kali ini kita akan bahas cara nge-charge smartphone yang baik dan benar sehingga dapat memperpanjang umur sebuah baterai. Apakah sulit? Tentu tidak, cara yang ini bahkan tidak memberikan beban sama sekali kepada kamu. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Jangan biarkan habis total

Banyak dari kita terlalu asyik bermain dengan smartphone kesayangan hingga baterai menjadi 0%. Jawaban yang muncul pasti berbunyi “Sekalian kalo nge-charge”. Justru ini menjadi tindakan yang salah walaupun banyak orang menyarankannya.

Jikalau dilakukan untuk keperluan kalibrasi hal ini menjadi baik. Tapi, untuk penggunaan sehari-hari sebaiknya sisakan daya minimal 20% setiap kali pemakaian. Lakukan kalibrasi setiap bulan sekali  dengan menghabiskan total isi baterai smartphone. Nah hanya disaat itulah boleh dilakukan pengurasan penuh daya.


  1. Jangan di-charge semalaman

Kegiatan rutin kita setiap malam adalah tidur. Dikala terlelap ponsel sehari-hari kita sudah tertancap di charger dan mulai mengisi daya. Memang mengisi daya smartphone pada waktu ini sangatlah pas karena kita tidak akan menyentuhnya saat tidur. Tetapi membiarkannya semalaman dalam kondisi nge-charge bukanlah hal baik.

Membuat smartphone dalam keadaan terisi penuh secara terus-menerus itu tidaklah bagus. Walaupun charger yang disertakan dapat memutus aliran listrik saat baterai terisi penuh. Alangkah lebih baik jika ponsel di-charge sampai penuh dan langsung copot dari steker listrik sehingga daya yang ada dalam baterai tidak membludak.

  1. Hindari tempat panas

Hindari tempat panas seperti dashboard mobil terutama saat nge-charge. Suhu yang terlalu panas dapat memberikan efek negatif ke baterai ponsel. Sebaiknya letakkan handphone di tempat bersuhu sejuk sekitar 20-40 derajat agar tidak memanas dan memperpendek umur baterai.

  1. Langsung ke soket listrik

Saat kita kepepet dan tidak ada soket listrik hanya ada laptop disamping, yang terjadi adalah ponsel selalu dicolokkan ke port USB laptop guna mengisi daya. Ketidakstabilan listrik yang diberikan laptop tak jarang membuat pengecasan menjadi sangat lama. Hal ini akan memperpendek umur baterai dan proses nge-charge menjadi tidak optimal.

Sebaiknya langsung colokkan charger ke soket listrik. Untuk mendapatkan hasil optimal dan umur baterai yang panjang.

  1. Gunakan charger asli

Tidak semua adaptor charger compatible untuk smartphone kesayangan kamu. Gunakan charger asli karena baterai smartphone sudah dikalibrasi oleh setiap vendor sebelum dipasarkan. Efek penggunaan adaptor yang asli sangatlah terlihat. Optimal tidaknya pengisian daya dan ketahanan baterai juga bergantung dengan charger yang digunakan.

Ini Dia Cara Nge-Charge (cas) Hp yang Baik dan Benar
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/* */

About Us | Contact Us | Privacy | Pasang Iklan
Copyright © 2017

DMCA.com Protection Status